Senin, 18 November 2019

Obat Diuretik Untuk Penderita Gagal Jantung Spirolonactone

Obat yang dikenal dengan nama potassium-sparing diuretik ini tergolong ke dalam kelompok obat antagonis aldosterone diuretik. Spirolonactone tak sama dengan obat diuretik lain. Obat ini tak bakal menyebabkan terbuangnya kalium alias potassium dalam tubuh. Oleh sebab itu, spirolonactone juga dapat menolong menanggulangi kadar potassium rendah.

Obat Diuretik Untuk Penderita Gagal Jantung Spirolonactone

Obat diuretik untuk penderita gagal jantung Spirolonactone mempunyai manfaat untuk menanggulangi persoalan penimbunan edema alias cairan, gagal jantung, gagal ginjal, hipertensi, aldosteronisme primer, penyakit hati, dan sindrom nefrotik. Spirolonactone juga mempunyai manfaat dalam mencegah penimbunan cairan tubuh dengan tutorial meningkatkan jumlah urin yang diproduksi ginjal.

Perempuan yang sedang merencanakan kehamilan dan sedang hamil tak dapat sembarangan dalam mengonsumsi spirolonactone. Begitu juga dengan perempuan yang sedang menyusui dan orang-orang yang mengalami penyakit Addison alias gangguan pada kelenjar adrenal, tekanan darah rendah, gangguan ginjal, dan porfiria.

Dosis spirolonactone dengan cara umum merupakan kurang lebih 100 hingga 400 miligram per hari. Dosis disesuaikan dengan tipe penyakit dan tingkat keparahannya. Untuk penderita gagal jantung, dosisnya lumayan 25 hingga 200 miligram per hari. Sementara dosis untuk untuk anak-anak kurang lebih 3 miligram per kilogram berat badannya per hari. Sebelum mengonsumsinya, ikuti anjuran dokter dan biasakan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat. Tak dianjurkan untuk mengurangi alias meningkatkankan dosis tanpa sepengetahuan dokter.

Waktu paling baik untuk mengonsumsi obat diuretik untuk penderita gagal jantung spirolonactone merupakan pada malam hari. Biasanya obat ini diberbagi sehari sekali. Butuh diperhatikan bahwa seusai Kamu mengonsumsi spirolonactone, maka bakal lebih tak jarang buang air kecil. Oleh sebab itu, tak disarankan untuk meminumnya menjelang malam alias menjelang tidur sebab bakal mengganggu nilai tidur Anda. Kalaupun dokter memberbagi dosis dua kali sehari, dosis akhir diminum sebelum pukul 18.00.

Cara kerja obat tipe diuretik semacam ini merupakan dengan membuang cairan tubuh, salah satunya lewat urin. Tetapi apabila terlalu tak sedikit yang terbuang, maka bakal dehidrasi, merasa kehausan, dan kulit menjadi kering. Spirolonactone sebaiknya dikonsumsi seusai makan alias dengan makanan. Jauhi makanan maupun obat yang tinggi bakal kandungan potassium supaya kadar potassium dalam tubuh tak terlalu tinggi. Ketika lupa mengonsumsi spirolonactone, dianjurkan untuk langsung mengonsumsinya begitu ingat dan tak dianjurkan untuk memperbanyak dosisnya untuk mengganti dosis spirolonactone yang terlewat.

Obat yang berbentuk tablet ini dapat memunculkan efek samping semacam sakit perut, merasa kelelahan, diare, mengantuk, sakit kepala, pusing, keringat berlebih, mual dan muntah, dan rambut rontok. Apabila efek samping berkepanjangan dan timbul alergi, segera hubungi dokter.

Share: 

0 komentar:

Posting Komentar